SAHABAT...KU TAK AKAN MELUPAKANMU
Oleh Arata Isti Mecha
Sahabat..
Dulu, kita bersama..
Canda tawa bersama..
Menghadapi beratnya cobaan yang kita Alami bersama-sama..
Setiap hari kita bersama..
Jika, ada yang sedih kan dihibur..
Dahulu aku sangat amat bahagia..
Karena kita slalu tertawa.. berbahak-bahak..
Kenangan itu sangat indah..
Hingga aku tak bisa melupakannya..
Tapi, kau sudah berubah..
Kau menjadi seseorang yang egois..
Kau tak peduli sahabatmu..
Kau lebih memperdulikan pacar daripada sahabat..
Memang sungguh menyedihkan..
Dan, akhirnya persahabatan ini hancur..
Dan kau pergi bersama pacarmu..
Sahabat-sahabatmu kau tinggalkan..
Saat itu aku sadar,
Ternyata dirimu seperti itu..
Dan, aku bersama yang lain menjadi sahabat tanpamu..
Memang sepi, hari-hari tanpamu..
Tapi, apa boleh buat..
Sikapmu yang seperti ini sudah kelewatan..
Akhirnya, kami bisa mendapat sahabat yang lebih baik lagi..
Kau, aku, dan yang lain, menjadi bermusuhan..
Kau bersama mereka, sedangkan kami bersama sahabat baru..
Waktu terus berjalan..
Kesepian hari tanpa hadirmu semakin terasa..
Entah mengapa, aku dan yang lain berharap kamu bisa kembali..
Dan kita bisa bersama lagi..
Karena aku sangat sayang padamu..
Sungguh.. sangat sayang..
Sahabatku, aku tak akan pernah melupakan dirimu..
Untuk selamanya..
Karena kamu tak bisa tergantikan..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
puisi menarik
-
ASA Oleh El_Nawir Ku tatap awan senja sambil mentafakkuri alam yang beraneka ragam ku lihat bintang malam penuh akan sebuah asa yang damaika...
-
Ku tak tau harus berkata apa Hatiku kini telah berada di jurang kegalauan Sakit akibat cinta bertepuk sebelah tangan Namun, ku takkan menyer...
-
MELANGKAH BERSAMAMU Oleh Anna Rossdiana Malaikatku... beribu-ribu malam telah kita lewati gersangnya terik telah terbiasa dalam langkah kita...
-
AKU INGIN JADI WANITA Oleh GG Andai aku seorang wanita Yang terbalut sehelai gaun berwarna sendu Menari ditengah hujan dengan iringan lagu A...
-
KERAGUAN Oleh Nanang Ardianto Tersipu mengingat saat itu Kau ucapkan beribu kata indah Tersipu membayangkan waktu itu Kau tunjukkan beribu r...

0 komentar:
Post a Comment