DUSUNKU KINI
Oleh Muhammad Zaini
Gemericik bening air kali
ditepian dusunku yang asri
lengkung seperti alis gadis ayu berseri
tempat anak-anak bermain dan membasuh diri
Undakan tinggi pematang menyerupai dinding
riuh anak berlari melompat terjun kedalam kedung
ciptakan lingkaran air berlomba ketepian bibir tebing
batu timbul tenggelam dimainkan ombak bergulung
Di sebelah timur kokoh berdiri merbabu dan merapi
disela dua gunung senyum matahari menyapa pagi
sebelum pucuk daun-daun kesat dari butiran embun
yang ikhlas menitik jatuh disawah para petani
Barisan bukit menoreh memanjang disudut barat
memagar anggun rimbun dusunku begitu kuat
lelah sang surya menemani hari bergerak pulang
berjajar panjang itik berlari menuju kandang
Gemericik bening air kali
ditepian dusunku kini tiada lagi
berganti pekat ikan kerang pun mati
jadikan bendungan limbah kemasan industri
Kini merbabu dan merapi menatap pilu
tak terlihat lagi gesit tangan petani menuai padi
semua batang dan daunnya kering lunglai layu
karena harapan hidupnya dibajak racun polosi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
puisi menarik
-
SENYUMNYA KU NANTI Oleh Maulana HanOleh Maulana Han Di kesunyian malam ini terbisik kata indah di kesunyian malam ini terbisik kata kerindua...
-
LUKA DALAM JIWA Oleh Ispron Kamu meninggalkan ku dalam kesepian Kamu diam dalam keheningan Rasa hidup tiada arti Malam yang sunyi terasa sep...
-
HATI YANG TERKAPAR Oleh Maulana Han Indah ku bayangkan sejuk ku rasakan cinta yang menyelimuti hati cinta yang slalu menghangatkan Bagai emb...
-
GENERASI MUDA Oleh Putra Perdana Hari hari telah berganti tahun tahun telah terlewati bulan bulan telah di jelajahi mengapa ibu pertiwi masi...
-
KHALIFATUL AZISAH Oleh Gupe Gifari Kau adalah wanita terbaik bagiku Hawa adalah kamu bagimu Adam adalah aku yang menantimu Lintasan cita-cit...

0 komentar:
Post a Comment