MIMPI
Oleh Adis Ardian
Sekedar mendengar, aku dapat tenang.
Hanya tersenyum, membuat aku senang.
Namun sayang..!
Ada tembok waktu menghalang.
Sudah 1/4 usia, aku menghilang.
Dari angan juga bayang.
Tetapi kau tetap girang.
Bersabar, menanti aku datang.
Aku ingin bermimpi.
Menjemput mu untuk aku peluki.
Rindu inilah yang membuat begini.
Menanti.. menanti..!
Menunggu saat itu terjadi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
puisi menarik
-
BISIKAN HATI YANG TERSAKITI Oleh Devi Khairun Nisa Duhai engkau yang tersakiti hatinya.. tersenyumlah dalam derai air mata. kuatkan hati dan...
-
Aku rela berdiri disini Ramai sunyi telah kurasakan disini Walau orang memerhatikanku Aku tetap menunggumu Gitar dan sepucuk mawar digigitan...
-
Ok! Kali ini saya akan memperkenalkan ke empat sahabat saya, yang setia mendengar cerita maupun memberi saya saran dan krtik yang mampu memb...
-
Impian adalah sesuatu hal yang sangat berharga bagi sebagian orang. Seperti Tara dan Tiara. Mereka adalah seorang sahabat yang tak pernah te...
-
Dengan nafas yang terengah-engah setelah mengendarai sepeda. Aku terhenti saat ku melihat dia, aku tak tau siapa dia. Wajahnya cukup cantik ...

0 komentar:
Post a Comment