BERBALIK ARAH
Oleh Yuditya Kenkyusha
Kau ini bagaimana?
Kau memintaku menarikan hujan
Tapi kau enggan menyanyikan rinainya
Kau ini kenapa?
Kemarin tersenyum, tertawa, dan bercanda
Tapi kemudian cemberut, sendu, dan memakiku
Kau ini apa?
Sahabat atau musuhku?
Malaikat atau dedemit?
Yang selalu menggapai bintang adalah kau
Aku adalah sayap-sayapmu
Lalu bila aku dan kamu terpisah?
Aku melempar tanya pada fajar
Mentari menjawab dengan taburan sinarnya
Rupanya kau telah berbalik arah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
puisi menarik
-
BISIKAN HATI YANG TERSAKITI Oleh Devi Khairun Nisa Duhai engkau yang tersakiti hatinya.. tersenyumlah dalam derai air mata. kuatkan hati dan...
-
Aku rela berdiri disini Ramai sunyi telah kurasakan disini Walau orang memerhatikanku Aku tetap menunggumu Gitar dan sepucuk mawar digigitan...
-
Ok! Kali ini saya akan memperkenalkan ke empat sahabat saya, yang setia mendengar cerita maupun memberi saya saran dan krtik yang mampu memb...
-
Impian adalah sesuatu hal yang sangat berharga bagi sebagian orang. Seperti Tara dan Tiara. Mereka adalah seorang sahabat yang tak pernah te...
-
Dengan nafas yang terengah-engah setelah mengendarai sepeda. Aku terhenti saat ku melihat dia, aku tak tau siapa dia. Wajahnya cukup cantik ...

0 komentar:
Post a Comment