Rindu Puisi

Aug 18, 2012

lAku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas.
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di malam hari ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali
Continue Reading | komentar

paragraf terakhir

sejenak menarik dalam-dalam nafas ini.....
dalam galau dan risau yang selalu menemani hidup

waktu....
waktu yang selalu memaksaku untuk berdansa meski tanpa sepatu
Aku lelah dengan semua tarian transendental ini
Aku jengah dengan ritme ritmik perjalanan-perjalanan yang tak pernah ku tahu lagi arahnya
yang kurasa bahwa diriku sedang tidak kemana-kemana

dalam kegetiran ini....
kadang aku ingin merindukan senyumu yang sedang tersenyum merindukanku
ahhh,tapi itu mustahil karena rindumu bukanlah untuk untuk buah hasratku
ah,sudahlah tak perlu dirimu ikut merasakan betapa hancurnya hatiku
ah,sudahlah tak perlu dirimu ikut melebur dalam gelombang yang selalu menghantam hidup dan kehidupanku

kubasuh muka dengan kedua tanganku ,kucoba sedikit menyingkirkan debu-debu keinginan yang begitu memberatkan wajah dan langkah-langkah ini
sejenak kutawarkan senyum kepada bintang-bintang yang memudar
kutengadahkan kepalaku sambil ku tunjuk satu persatu bintang-bintang yang tersenyum malu-malu
sambil ku sebut satu- persatu orang- orang yang meninggalkanku maupun yang kutinggalkan

aku lelah.....
lelah bermimpi untuk bisa memelukmu atau memeluk mereka

karena waktu terus memaksaku menari dalam tarianku

-Arie Satria Pratama..
(pin 291360EE)
Continue Reading | komentar

ketika mati menjadi pilihan

Semua ini berawal dari sebuah rasa..
Yang tiba-tiba timbul dan kemudian hadir..
Aku mencintainya..
Memang mungkin aku yang salah..
Salah mencintai sesosok gadis yang sedang rapuh..
Rapuh karena kekasihnya..
Namun aku..tetap saja bertahan..
Yang namanya cinta mungkin sulit untuk di redam dengan logika..
Aku tetap saja bandel..
Tak mau kalah untuk tetap mencintainya..
Hingga dia dapat menguasai hati dan perasaan ini..
Aku yang biasanya tak terkalahkan oleh apapun..
Tapi tidak dengan cintanya..
Aku kalah...
Tuhannn...air mata ini..
Hati ini..
Luka ini..
Kecewa ini..
Aku pilih mati..
Aku telah kehilangan separuh nafas ini..
Hidupku di buat permainan olehnya..
Dan terus di mainkan..
Aku sakit tuhan..
Hampir mati saat ini
Walau telah ku putuskan untuk mati..
Karena dia cinta
Aku...

Dan pada akhirnya saat mati menjadi pilihan..
Ku tarik pelatuk ini pelan dan lambat..
Terima kasih untuk kamu..
Karena telah melukai aku hingga kesisi terdalam hatiku..
Air mata ini
Luka ini
Kecewa ini
Akan ku bawa sampai mati..
Semoga kau bahagia..
Dengan siapapun yang menemanimu..
Aku..
Hanya bisa mendokanmu
Insaya Allah akan selalu ada doa-doaku yang ku lantunkan di setiap solat-solatku lima waktu..
Aku mencintaimu karena Allah..
Dan jika mungkin kau bukan untukku..
Aku yakin semua telah kehendakNya untukku..
Aku pamit dari hidupku tapi tidak kamu dari hidupku
Kamu selalu ada disini
Di sisi terdalam hatiku..
Continue Reading | komentar

Ku lepas

..Biru
Biru
Biru ku...
Hitam
Hitam
Hitam ku..
..Aku sering di tikam Cinta
pernah di campakkan Badai....
tapi ku tetap ada...
ku cuma Pohon Kecil
..kecil sekali
tapi
aku tetap Berani 'tuk Setia
Jaga
Lindungi
Bahagiakan
pada Mampu ku...
kamu..
adalah sebuah pilihanku
maka dari itu
walaupun kau sakitiku
tak pernah mati ku pertahankanmu
sampai lelah ku akhiri air mata
luka ku bercampur kecewa
telah kau tingalkan dan buang
aku...
Namun bahagiamu adalah segalanya bagiku
biarkan aku yang menjadi korbanmu
pelarian cintamu
karna air matamu adalah luka terindahku..
Continue Reading | komentar

Salahkah aku

Aug 17, 2012

Susah tuk percaya hatiku
Akan lara yang tengah ku geluti kini
Dilema rasa menghukumku
Antara semua yang ada...

Susah ku tebak alur hatiku
Saat ku lihat cintaku bermain cinta di belakangku..
Saat sebuah rasa tulus harus dibagi
Aku menjadi kalap
Saat kau tak ada kabarmu
aku menjadi bimbang dalam kecewa
Mengapa kau lakukan ini padaku
Hingga airmata menjadi bahasa terakhirku

Tetap tak percaya..
Bahwa hujan itu kembali
Basahi dua bundarku
Disaat ku harus merelakanmu dengannya

Salahkah aku??
Yang ingin cintaimu seutuhnya.
Bukan lgi ada aku tpi dia juga ada dihatimu

Salahkah aku??
Yang tak ingin lgi ada
Antara dia..aku dan kamu..

Salahkah aku??
Jika aku menuntut ku cemburu
Melihat semua masih tersimpan utuh
Dalam file-file hatimu

Salahkah aku??
Ingin memilikimu seutuhnya
Tanpa ada lagi cerita
Dia mu dan aku diantara kamu.
Continue Reading | komentar

Mawar Merahku Oleh Imam Fauzy

Aug 15, 2012


MAWAR MERAHKU
Oleh Imam Fauzy

Mawar merahku
ku ada karna kau ada
hinga kau tumbuh bersama dgn cinta ku
yg kan abadi d taman cinta milik kita

Kaulah yg terindah
kaulah milikhu
meski banyak yg mengagumi ke indahanmu
tp tak semudah itu mereka memetikmu

Kaulah mawar merah ku
kau tumbuh bgt indah
takn ku biarkn mereka membuatmu layu
tak akan ku biarkn kau rusak

Mawar merah ku
ku takn biarkn dirimu mati
kau tak ada maka aku pun taiada
karena ku duri dari mu yg tajam tuk menjagamu
Continue Reading | komentar

Maaf Oleh Andrie Susanto

Aug 14, 2012


MAAF
Oleh Andrie Susanto

Tuhan…
Kucoba tuk selami untaian tanya
Yang s’lalu bersandar di waktu yang gelisah ini
Merangkak bersama kilauan makna,
Yang tak pernah sedikitpun meringis tuk dimaknai
Berselimut sepi namun damai
Bergemuruh namun tak ramai

Tuhan….
Haruskah kuselipkan kata,
Dibalik bibir yang kelu ini ??
Tidak…tidak …Tuhan….
Itu hanya akan menjadi onggokan sampah
Didasar laut nafsu, yang takkan pernah redup ini
Mengikis perlahan tambatan malam
Dan menggantinya dengan fajar bertopeng khilaf

Tuhan…
Kata ini pun takkan pernah terucap
Jika ia tak pernah terlahir tuk di ucap…
Tuhan…
Terimalah kata Maafku…..

------------------------
No. Urut : 3795
Tanggal Kirim : 08/08/2012 12:35:11
Continue Reading | komentar

Bertahan Dengan Rasa Ini Oleh Bana

BERTAHAN DENGAN RASA INI
Oleh Bana

Terhitung dari hari ini
Aku berhenti berharap
Aku berhenti menunggumu
Berhenti mengusikmu

Terhitung dari hari ini
Aku memulai mencinta
Aku memulai merindumu
Dalam diam dan sepi

Sampai kapan ku harus begini
Meresapi hal yang tak pasti
Darimu aku menunggu
Tak pernah ada waktu
Mungkin selama ini hanya
Angan dan harapan yang semu
Lihatlah aku berjalan
Tertatih dan membisu

Dengarlah kurasakan cinta
Yang muncul karnamu
Tanpa kau sadari ini
Aku kan tetap bertahan
Meskipun tak kurasa semua
Tapi ku bahagia pernah menyukaimu
Continue Reading | komentar

Jangan Pergi Oleh Bana

JANGAN PERGI
Oleh Bana

Apa semuanya harus pergi
Meninggalkan aku sendiri
Bolehkah jangan hilang
Biarkan semua tetap disini

Aku butuh kamu untuk bernafas
Entah apa bila kau tak ada
Hatiku telah tertanam di kamu
Jangan pergi...jangan pergi...jangan pergi
Continue Reading | komentar

Ingin Bersamamu Oleh Muhammad.Ridwan Kustiyadi

INGIN BERSAMAMU
Oleh Muhammad.Ridwan Kustiyadi

Ya Allah ...
saat aku tak mampu berdiri kau membuka kulitku ,
agar aku mampu terbangun dengan semua kesalahanku .
penyesalan kini aku rasakan ,
betapa dalamnya menahan rasa perih ketika raga tak mampu terbang untuk mendekatimu .
shalawat dan doa saat kini aku pancarkan dengan sejuta keikhlasan dalam batin .

Tapi aku malu kepadamu ya allah ,
saat air mutiara ku buang namun aku lakukan kembali semua laranganmu.
apakah diri ini hanya menjadi manusia hina di matamu ya allah ???
terlontar dengan gambar tanda kuasamu saat nafas ini berserah diri menunjukmu dan merendahkan diriku .
aku hanya manusia yang lemah tanpamu .
aku ingin bersamamu selalu ya allah .
Continue Reading | komentar

Perppisahan Yang Menyakitkan Oleh Fizon El Globaly

PERPISAHAN YANG MENYAKITKAN
Oleh Fizon El Globaly

Aku tidak bisa melupakan hari ini
Ketika aku lepaskan dirimu
Ketika aku relakan kau dengan segenap cintaku

Aku tidak bisa melupakan hari kemarin
Ketika aku tersenyum karenamu
Ketika aku bahagia bersamamu

Aku tidak bisa melupakan hari esok
Ketika aku harus berjuang melupakanmu
Ketika air mataku akan menetes mengenangmu

Dan aku tidak bisa melupakan detik itu
Detik ketika aku melihatmu menangis karenaku
Continue Reading | komentar

Karena Cinta Oleh Yasminvrz

KARENA CINTA
Oleh Yasminvrz

Cinta itu indah
ia bisa membuat kita lupa segalanya
karena cinta mampu membutakkan mata
dan mengganggap semuanya seperti surga

Karena cinta ku bisa berubah
karena cinta ku bisa melakukan sesuatu
karena cinta, karena cinta

Karena cinta ku sanggup meredah lautan
karena cinta ku sanggup mempertahankanmu
karena cinta ku sanggup membuat dirimu bahagia
semua karena cinta

Dan karena cinta Aku menangis
Continue Reading | komentar

Bintang ku Oleh Mega

BINTANGKU
Oleh Mega

Kau adalah sebuah bintangku
Yang selalu berkelip-kelip di hatiku
Dengan melihat mu
Cahaya terang selalu ada di jiwaku

Kau memberikan warna terang di dalam dunia gelab ku
Hingga aku bisa berdiri di sini melihat senyum mu
Terima kasih bintang ku
Kau adalah kunci dalam hidup
Continue Reading | komentar

Kau Tahu Tidak Oleh Lilyana

KAU TAHU TIDAK
Oleh Lilyana

Kau tahu tidak arti kata rindu?
aku tak pernah tahu,
sebelum ketika aku selalu memikirkan binar wajahmu.
oh... mereka bilang itu rindu.

Kau tahu tidak arti kata cinta?
aku tak pernah tahu,
sebelum ketika aku selalu ingin bersua denganmu.
oh... mereka bilang itu cinta.

Ah... rumit juga ternyata berkutat dengan yang namanya cinta
aku tak ada daya untuk tidak memikirkan rayuan gombal abang.
Kapankah kau datang kembali kesini abang?
mari kita lanjutkan janji-janji yang sempat terucap
di gubuk milik tuan.
Aku masih disini abang,
setia menunggu kau yang enggan memberi kabar.
Continue Reading | komentar

Salahkan Aku Jika Itu Maumu

SALAHKAN AKU JIKA ITU MAUMU
Oleh Mufida Rahmayanti

Aku tak selembut dirimu yang seprti kapas,, yang mersa suci dan tak hina di matanya.
Aku hanya bagian dalam crita u dan dia,, yang bahagia di atas langit yang agung dg tawa klian.
Aku bukan antagonis,aku bukan seorang penyihir yang tiba-tiba mmbuat dia mnjadi seorang yang lemah.. sebatang ranting yang kau patahkan tanpa permisi,itulah aku.. kau bakar di tungkuan api yang kau kobarkan.

Panasss!!!!!
Sakiiitt,terbakar hati ini...........
Salahkah aku di masa lalu,mmbuat dia dengki dan dusta ,mencemooh aku tanpa adanya ucapan hanya tulisan. Tuhan tau apa salahku, tuhan kan merencanakan ini semua tanpa adanya dusta antara kita,
Perbedaan,perumpamaan yang hina di mata dia, tk seindah kenyataan yang ada.

Apa kau merasa benar???
Merasa di atas awan???
Tak benar yang kau bayangkan dirimu yg selalu menghina aku. Masa lalu yang aku buat itu hanya lah ilusi dari prmainan ku. Kesalahan yang dulu, kini di diskualisifikasi oleh sang pencipta.

Salah apa akkuuuu???
Sungguhh relaa akuu!!!!
Torehkanlah tinta putih di atas tulisanku yang hitam ini, ku berikan kepuasan untuk u agar senyummu yang tersembunyi itu bisa kau tebar dengan rasa kemenangan. Emosi ini luntur menjadi air mata yang menderu deras,, menjad tawa dia yang terdengar menggelegar di telingaku.

TUHANN!!!!
Siapakah aku??? Yang durjana di mata dia, !!! siapa yang menulis alur cerita ini??? Sehingga ku terjebak dalam masalah antara dia dan dirinya.
Continue Reading | komentar

Doa Untuk Cinta Terlarangku Oleh Re Yanx

DOA UNTUK CINTA TERLARANGKU
Oleh Re Yanx

Aku hanya mampu berserah padamu Tuhan...

Jika memang kami tidak sharusnya saling mencinta
jangan biarkan kami terperangkap dlam dosa....

Jika memang kami harus membunuh harapan di hati tuk saling memiliki
jangan biarkan hati kami saling tersakiti,,,

Jika memang kami merasa cinta ini anugrah dariMu
maka berilah kami rasa bersyukur
untuk mampu saling mengikhlaskan yang tidak seharusnya kami miliki,,,,,

Tuhan,,,, kuatkan hati kami,,,

aku telah culup bersyukur pernah memilikinya
aku telah cukup bahagia bisa menghapus airmatany
dan aku cukup berterimakasih
untuk keberanianya mencintaiku
untuk tak meghiraukan mereka mencibir saat melangkah bersamaku

Demi rasa sayang, cinta, kasih yang ada diantara kami,,,,
aku mohon Tuhan,,,
jangan biarkan kami merasa sendiri,,,,

Aku sayanginya,,
aku hanya ingin melihat snyum bahagianya,,
karna di seyumnya aku temukan bahagiaku
Continue Reading | komentar

Ternama Oleh Wiew Mirror Alone

TERNAMA
Oleh Wiew Mirror Alone

Tentang sebuah hujatan akan sebuah do'a yang dipanjatkan ...

Dia yang membasuh muka, tangan , kemudian kedua daun telinga, sampai mata kakinya ....
di ambil kan kain untuk menutupi tubuhnya ..
gema syahadat dan takbir terurai ....
bacaan lafal ayat-ayat Al Qur'an pun terdengar syahdu ....

Tentang sebuah hujatan akan sebuah do'a yang dipanjatkan ...
dia bersujud, dia memohon ....
Continue Reading | komentar

Lembah Kehampaan Oleh Putra Jogja

LEMBAH KEHAMPAAN
Oleh Putra Jogja


Desah lembut semilir angin
Dendangkan tembang merananya
Dengan senandung rindu kasih
Di dalam kalbu

Lambat laun mengalun merdu
Lirih membisik memanggil sayu
Sekejap saja hadirmu di dalam mimpi
Sudah membuat lega meski usai
Bayang wajahmu selalu membuatku
Ter jerumus dalam lembah kehampaan

Dengarlah Kasih...
Kusenandungkan rindu untukmu
Kegemakan di tiap-tiap penjuru bumi
Dengan harapan mampu menggetarkan
Dinding-dinding hatimu


" Lembah Kehampaan "
( Putra Jogja )
Continue Reading | komentar

Ramadhan Oleh Hamba Ilahi

RAMADHAN
Oleh Hamba Ilahi

Marhaban Yaa Ramadhan.....
bulan ramadhan.....
bulan dimana kita harapkan......
bulan yang suci......
dan bulan yang membawa rahmat dan hidayah untuk kita semua.....

Wahai.....
ramadhan......
kau adalah bulan yang indah ....
semua orang mengharapkan mu....
bulan yang kau bawa...
adalah bulan suci...
di mana kau muslimin .....
berpuasa.....

SELAMAT RAMADHAN.
Continue Reading | komentar

Terima Kasih Sahabat Oleh Dara Julia Novita

TERIMA KASIH SAHABAT
Oleh Dara Julia Novita

Sahabat ku,,,,
Terimakasih atas goresan tawa di bibirku
terimakasih atas goresan canda dihidupku
terimakasih atas sgala pemberianmu

Kau yang mengubah air mata
menjadi tawa
kau yang mengubah duka
menjadi canda

Kau yang membuat ku tau
arti kebersamaan, kasih sayang & pengorbanan.
Terimakasih sahabatku
kau kan selalu ku simpan di hatiku
Continue Reading | komentar

Pahlawanku Oleh Khoosyi Nurjihan

PAHLAWANKU
Oleh Khoosyi Nurjihan


Pahlawanku...
Kau korbankan seluruh jiwa ragamu
Demi kemerdekaan bangsa ini
Bambu runcing
Adalah senjata andalanmu

Semangatmu yang terus membara
Membuat penjajah mati dan menyerah
Semangatmu patut kita tiru
Kau menderita, kelaparan, luka
Tak memutuskan semangatmu
Demi kemerdekaan
Dan kejayaan bangsa ini

Darah membanjiri bangsa ini
Banyak yang gugur termakan penjajah
Jasamu takkan terlupakan bagiku

Pahlawanku...oh...pahlawan....
Duniamu hanya untuk kemerdekaan bangsa ini
Aku sangat berterima kasih padamu
tanpamu mungkin.....
Bamgsa ini masih seperti boneka.
Continue Reading | komentar

Harmoni Cinta Yang Terindah Oleh Siti Rahma Novyani

HARMONI CINTA YANG TERINDAH
Oleh Siti Rahma Novyani

Jikalau Kau izinkan aku membuka mata,,
Maka aku akan sangat bersyukur,,
Dapat melihat ciptaan-Mu yang sangat luarbiasa..

Jikalau Kau izinkan aku menarik nafas,,
Maka aku akan sangat bersyukur,,
Dapat merasakan ciptaan-Mu yang hanya bisa aku rasa,,

Jikalau Kau mengizinkan aku mengucap sebuah kata,,
Maka aku akan sangat bersyukur,,
Dapat melantunkan asma-Mu yang begitu indah,,

Jikalau Kau izinkan telingaku mendenging,,
Maka aku akn sangat bersyukur,,
Dapat mendengarkan harmoni cinta-Mu yang membuat aku tergugu,,

Jikalau Kau izinkan Nurani ini merasa,,
Maka aku akan sangat bersyukur,,
Dapat merasakan grjolak emosi yang merupakan fitrah bagi setiap manusia

Mata ini, Hidung ini, Bibir ini, Telinga ini,,
Bahkan Hati ini adalah Karunia terbesar bagi seluruh manusia,,
Dan itulah harmoni cinta terindah yang Kau berikan..
Continue Reading | komentar

Keindahan Bunga Oleh Nurbayanti

KEINDAHAN BUNGA
Oleh Nurbayanti

Bunga
kau sangat indah
kau sangat mampesona
kau sangat wangi
banyak yang suka akan harummu
banyak yang suka akan keindahanmu

Bunga
kau menghiasi taman taman
kau slalu ada di mana mana
tanpamu apa jadinya
tanpamu apa artinya

Bunga
warnamu berwarna warni
ada yang berwarna merah
yaitu bunga mawar
ada yang berwarna putih
yaitu bunga melati

Ada yang berwarna pink
yaitu bunga anggrek
bunga kau sangat indah
aku tidak akan melupakan
keindahan dan harummu
Continue Reading | komentar

Mompi Oleh Adis Ardian

MIMPI
Oleh Adis Ardian

Sekedar mendengar, aku dapat tenang.
Hanya tersenyum, membuat aku senang.
Namun sayang..!
Ada tembok waktu menghalang.

Sudah 1/4 usia, aku menghilang.
Dari angan juga bayang.
Tetapi kau tetap girang.
Bersabar, menanti aku datang.

Aku ingin bermimpi.
Menjemput mu untuk aku peluki.
Rindu inilah yang membuat begini.
Menanti.. menanti..!
Menunggu saat itu terjadi.
Continue Reading | komentar

Ibu Oleh Dewi Novita Sari

IBU
Oleh Dewi Novita Sari

Ibu
kau bagai kan matahari
yang memancarkan sinarnya untuk ku
kau bagaikan bulan
yang menerangi ku di kegelapan
kau lah cahaya hidup ku
yang slalu menemani ku
saat suka maupun duka
kau temani aku hingga kini kau terlelap

Ibu
maafkan daku yang tak dapat membalas segala pengorbanan mu
sungguh tak pernah terfikir akan kepergin mu
sebelum pengbdian ku pada mu
munkin ini kesalahan ku yang pernah menyia_nyiakan kesempatan dan kini azinkan aku untuk menebus semuanya
i love you ibu
Continue Reading | komentar

Puisi Sahabat Oleh Kristia Apriyani

PUISI SAHABAT
Oleh Kristia Apriyani


Tidak ada pujian dari mulutmu
Sesekali hanya terdengar kritikanmu
Jarang sekali kau tampak dalam senangku
Tapi dalam sedihku kau tak pernah tinggalkanku

Aku tak tau,
Bagaimana dirimu dibelakangku
Hanya aku tau dirimu terbaik dihadapanku

Saat mentari mulai terbenam
Saat jiwa mulai merasa kelam
Aku percaya kau malaikat yang Ia simpan
Kau tunjukkan dalam keramaian

Ingin sekali aku menyebut namamu
Agar dunia pun tau
Bahwa itu nama sahabatku
Dan dunia akan berkata “aku iri padamu”

Namun semua tak perlu
Cukup aku dan Dia yang tau
Bahwa kau berarti dalam hidupku

Puisi ini aku persebahkan untukmu
Agar kau tau betapa aku tak ingin kehilanganmu
I LOVE U my best friend
Continue Reading | komentar

Dusunku Kini Oleh Muhammad Zaini

DUSUNKU KINI
Oleh Muhammad Zaini

Gemericik bening air kali
ditepian dusunku yang asri
lengkung seperti alis gadis ayu berseri
tempat anak-anak bermain dan membasuh diri

Undakan tinggi pematang menyerupai dinding
riuh anak berlari melompat terjun kedalam kedung
ciptakan lingkaran air berlomba ketepian bibir tebing
batu timbul tenggelam dimainkan ombak bergulung

Di sebelah timur kokoh berdiri merbabu dan merapi
disela dua gunung senyum matahari menyapa pagi
sebelum pucuk daun-daun kesat dari butiran embun
yang ikhlas menitik jatuh disawah para petani

Barisan bukit menoreh memanjang disudut barat
memagar anggun rimbun dusunku begitu kuat
lelah sang surya menemani hari bergerak pulang
berjajar panjang itik berlari menuju kandang

Gemericik bening air kali
ditepian dusunku kini tiada lagi
berganti pekat ikan kerang pun mati
jadikan bendungan limbah kemasan industri

Kini merbabu dan merapi menatap pilu
tak terlihat lagi gesit tangan petani menuai padi
semua batang dan daunnya kering lunglai layu
karena harapan hidupnya dibajak racun polosi
Continue Reading | komentar

Kumpulan Puisi Lucu - Puisi Humor Lucu 2012

Aug 13, 2012

Puisi Lucu - Sebelum saya Posting ini izinkan saya untuk tersenyum menyapa sahabat Loker Puisi yang sedang sekedar baca-baca Puisi dari karya Calon sastrawan Besar Indonesia (Amin), Puisi Lucu memang Puisi yang bisa menghibur anda dalam kondisi yang mana kata anak muda jaman sekarang yakni GALAU TINGKAT DEWA, Mungkin Puisi puisi lain tidak bisa menghibur anda dalam kondisi galau tingkat akut ini maka dari itu saya Posting Kumpulan Puisi Lucu dibawah ini.

Puisi Lucu dibawah ini adalah Puisi kiriman dari teman-teman yang sudah rela menuangkan idenya untuk menghibur anda dalam bentuk karya sastra Puisi ini. Okelah langsung saja untuk membaca Kumpulan Puisi Lucu dibawah ini.

Puisi Lucu Terbaru 2012

PERTANDA CINTA
Puisi Alifah Fatchurrochim

Terhenti seketika langkahku
Terpaku menatap indah bola matamu
Terdiam membisu
Keindahan merasuki kalbu

Paras tampanmu menusuk hati
Berkeliaran pada pikir ini
Detak jantung enggan berhenti
Semua tiba-tiba terjadi

Entah apa yang sedang ku rasa
Apakah ini pertanda cinta
Cinta pada pandangan pertama
Sungguh menggetarkan dada

Semakin lama semakin dalam rasa ini
Tak ada lagi basa-basi
Dan tak kan ada keraguan lagi
Akankah ini menjadi cinta yang abadi
RAYUANMU....

Kekasihku,
Jika engkau bumi, akulah matahari
Aku menyinari kamu
Kamu mengharapkan aku
Ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh riak gelombang
Aku tetap menyinari bumi, hingga kadang bumi pun silau
Lantas aku ingat satu hal
Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, ada planet lain yang juga mengharap aku sinari
Jadi..
Relakanlah aku menyinari planet lain, menebar sinarku
Menyampaikan faedah adanya aku, karena sudah kodrati
dan Tuhan pun tak marah
Kekasihku,
Bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya
Aku rela kau berikan sinarmu kepada segala planet yang pernah TUHAN
ciptakan karna mereka juga seperti aku butuh penyinaran dan aku pun juga
Tak akan merasa kurang dengan pencahayaanmu
AKAN TETAPIIIIIIII..
Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt, jangan bermimpi menyinari planet lain!!!
Karena kamar kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi
Bercerminlah pada kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang
Pencahayaanmu yang telah aku mengerti untuk tetap menguak mata
Coba liat siapa dirimu MENTARI atau lilin ? PLIS DEH
BANGKU
Puisi Yudha Wicaksono

Bangku.....
Engkau aku dudukin....
Engkau aku pantatin....
Engkau aku kentutin....

Bangku.. oh bangku.....
Kau diam saat diinjak-injak...
Kau sabar saat dibanting-banting...
Kau menjadi sandaran saat aku letih....
kau jg menjadi pijakan saat aku mau benerin lampu....

Bangku....
Sungguh banyak jasamu padaku....
Sungguh takkan kulupakan itu.....
INDAHNYA PERSAHABATAN
Oleh Desmailiai Irawan

Tiada Mutiara Sebening Cinta..
Tiada Sutra Sehalus Kasih Sayang..
Tiada Embun Sesuci Ketulusan Hati..

Sahabat Bukan,
Matematika yang dapat di hitung nilainya..
Ekonomi yang mengharapkan Materi..
PPKN yang di tuntut oleh Undang-Undang..

Tetapi,
Sahabat adalah Sejarah yang dapat di Kenang Sepanjang Masa ...
Semoga Puisi Lucu diatas bisa menghibur anda, setidaknya dapat membuat anda tertawa atau juga minimalnya membuat anda tersenyumlah, SHARE atau LIKE jika postingan Puisi Lucu diatas bisa bermanfaat bagi anda.
Continue Reading | komentar

Penyesalanku Oleh Rizki Akbar

PENYESALANKU
Oleh Rizki Akbar

Angan telah melebur
mimpi telah mencair
hati terasa hancur
cita terasa tercair

Sahabat tiada
tinggallah duka
sahabat bermusuhan
tinggallah luka

Dalam mihrab permusuhan
dalam naung pertengkaran
dan dalam hati pertolakan
cinta dan kasih sayang seorang sahabat mulai melebur
dalam bimbang pertikaian..

-----------------
No. Urut : 3763
Tanggal Kirim : 06/08/2012 16:32:27
Continue Reading | komentar

Cintaku Hanya Untuk Ibu Oleh Ola

CINTAKU HANYA UNTUK IBU
Oleh Ola

Ibu....
kaulah yang melahirkanku dengan susah payah dan perjuangan.....

Ibu....
kaulah yang menyusuiku di saat aku sedang rewel....

Ibu.....
kaulah yang merawatku dari kecil hingga saat ini....

Ibu....
kaulah yang merawatku dengan penuh kasih sayang dan rasa cinta terhadapku....
kaulah yang telah menafkahiku disaat ayah telah tiada.....

Ibu....
kaulah orang yang sangat luar biasa dalam hidupku....
apakah kalian pernah berpikir disaat ibu telah tiada....

Ibu...
teima kasih ibu
jasamu tiada tara bagiku
I love you mom
Continue Reading | komentar

Tak Terbatas Oleh Siti Mindarti

TAK TERBATAS
Oleh Siti Mindarti

Peluh lelahmu berbalut ilmu
Mengayuh cita dalam kata
pena dan tinta jadi satu
untuk mendidik anak bangsa

Tak kenal batas usia dan waktu
Tak ingat kala petang datang menyapa
Teringat masih ada anak tak pandai membaca
Kau pacu terus semangat yang nyata

Tak berbatas kata dan angka
Tak terbalas materi dan rasa
Tiada terbalas hingga akhir masa
terimakasih untukmu pahlawan bangsa
Continue Reading | komentar

Harapan Sang Pendosa Oleh Ijef Pujangga Botutihe

HARAPAN SANG PENDOSA
Oleh Ijef Pujangga Botutihe

Aku bukan malaikat,,,
Aku bukan orang suci…
Aku hanya seongok dagin busuk
Yang di penuhi belatung-belatung dosa yang tidak tehingga..
Masalaluku bagai kertas hitam yang kusam
Di remukkan oleh kebodohan-kebodohan tanpa berlaskan fikiran
Apakah ku kan tetap terkurung di jeruji nista dan dosa,,,

Ya allah,,,,
Keluarkan aku dari kegelapan yang selama ini menutupi jalanku
Berilah aku sedikit lentera penerang langkahku,,,
Agar aku bisa kembali kepadamu,,, sebagai insane yang layak,,
Agar aku bisa mamndang indahnya firdausmu..
AMIN….
Continue Reading | komentar

Kehidupan Oleh Wongso-Nugroho

KEHIDUPAN
Oleh Wongso-Nugroho

Roda emang berputar, kadang diatas kadang dibawah
melewati jalan yang belum tentu selalu mulus
kadang juga terbentur oleh kerikil maupun bebatuan disana sini
itulah kehidupan

Sedang jabatan adalah suatu amanah
yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan
itulah harapan dari pemberi amanah
juga sebagai asa bagi anak didik kita

Namun amanah bukan suatu keabadian
yang setiap saat bisa pindah ke orang lain
sebagai siklus kehidupan di dunia
yang harus diterima dengan lapang dada

Sedang manusia sebenarnya makhuk yang lemah
yang kadang tidak tahu akan kelemahannya
bahkan kadang merasa lebih dengan polesan
gelar, pangkat dan jabatan dipundaknya
tanpa menyadari bahwa kelebihan seseorang itu
yang berhak menilai adalah orang lain
Continue Reading | komentar

Secarik Angan Oleh Arye Janoe

SECARIK ANGAN
Oleh Arye Janoe

Hai sobat,
Kudengar kau bertanya-tanya tentang teka-teki republik ini
Ingin kau ciptakan negeri nan kekal?

Atas nama segalanya,
Untuk suatu hembusan nafas sepotong kerinduan
Bersama denyut secarik angan akan keadilan yang sempurna

Kulantunkan Sepotong doa
Mengiringi niat tulusmu
Ratusan bambu runcing akan menantang yang melawan

Majulah Sobat...
Continue Reading | komentar

Harapan Jiwa Yang Kelam Oleh Ijef Pujangga Botutihe

HARAPAN JIWA YANG KELAM
Oleh  Ijef Pujangga Botutihe

Kelabu menghias jingganya langitku
Menghadirkan kelam di tiap gerimis yang berjatuhan
Ku tau indah sore kini tak seperti inginku

Namun ku tetap memandang langit
Karna ku tau sinar sang jingga kan hadir di sana…
Seperti harapku pada jejak lampu yang tergores indah
Tertata rapi di ruang kalbu…..

Walau harapku hanya sebuah fatamorgana
Di tengah gersangnya hati…..
Tapi ku coba teteap bergantung pada
Tiang tiang pengharapan kan hari esok yang cerah….
Continue Reading | komentar

Cinta Yang Diam Oleh Arifan Rozaq

CINTA YANG DIAM
Oleh Arifan Rozaq

Aku tak tau apa yang ku rasakan
aku tak tau apa yang ku bimbangkan
yang ku tau hanya ada kau

Tak perlu menyentuh mu
tak perlu dekat dengan mu
yang ku perlu hanya melihat senyum mu

Dalam kasat mata... aku sendiri
namun dalam hati selalu merasa... kau temani
walaupun hakekatnya dirimu tak pernah ku miliki
Continue Reading | komentar

Merindukan Ridho-Nya Oleh Elma Dinda PAN

MERINDUKAN RIDHO-NYA
Oleh Elma Dinda PAN

Berjuta kemunafikan hati yang kubuat
Berjuta kemaksiatan yang kubuat
Berjuta noda telah mengisi dan mengotori jiwa ini
Demi dunia, rela tinggalkan akhirat
Hidup dalam sebuah kehinaan
Hidup dengan penuh kesia-siaan
Wahai Rabbul'alamiin...
Ingin hati ini berjalan pada kelurusan
Berjalan pada kebenaran
Dengan pintu taubat ku berharap
Kuatkan hati ini...
Kokohkan jiwa ini...
Tetapkan hati ini untuk menjalaninya...
Kuatkan kaki ini untuk melaluinya...
Ikhlaskan kalbu ini untuk bersungguh-sungguh...
Wahai Rabbul'alamiin...
Hati ini sangat rindu...
Rindu untuk bersua pada-MU dengan sebuah IMAN Yaa Rabb...
Rindu pada-MU dalam TAUHID...
Rindu pada-MU dalam SYAHADAH...
Ridhoilah YAA RABB...
Continue Reading | komentar

Kembali Oleh Irwan Tresno Santoso

KEMBALI
Oleh Irwan Tresno Santoso

Percikan air hujan itu kembali !
Membawa ingatan lalu yang telah mati ..
Disini disepanjang jalan ini ..
Hujan kembali membasahi bayangmu kasih ..

Perlahan pikiran mulai resah ..
Gelisah kembali membelunggu hati ..
Luka lama pun terasa kembali !

Tuhan ...
Disini aku memohon padamu ..
Jaga dia yang kucinta ..
walau mungkin dia sudah lupa !

Kembalikan dia disampingku ..
Aku tak rela bila orang lain bersamanya !
Continue Reading | komentar

IBU Oleh Uswatun

IBU
Oleh Uswatun

Ibu . .
Sampai kapan anak mu ini harus menunggu mu . .
aku ingin merasakan hangatnya pelukan mu . .
apakah engkau tidak sayang kepada anak mu ibu ? sehingga ibu harus meninggalkan ku . .

Ibu . .
Ingin rasanya aku bersimpu di kaki mu . .
meskipun hanya satu menit . .
aku ingin merasakan kasih & sayang mu . .

Ibu . .
Aku ingin seperti teman-teman ku . .
yang mendapatkan perhatian dari seorang ibu kandungnya sendiri . .

Ibu . .
Disaat aku bersedih aku hanya bisa menangis . .
tidak ada tempat untuk aku berteduh dan mengutarakan kesedihan ku ini . .
kecuali kepada Allah SWT yang selalu melindungi aku

Ibu . .
dimanapun ibu berada, ,
aku akan selalu menunggumu, ,
mengharapkan cerita hidup ku menjadi warna indah dengan kehadiran ibu di dalam hidup ku, ,
berikanlah kasih sayang yang tulus untuk ku, ,
meskipun itu hanya sekejap saja, ,
Continue Reading | komentar

Sekolah Baruku Oleh Nikarinda

SEKOLAH BARUKU
Oleh Nikarinda

Jam 7.00 bel sekolah berbunyi
Tanda kegiatan belajar akan dimulai
Murid - murid berjajar rapi
Di halaman sekolah menyambut pagi

Senyuman murid baru dengan jabatan tangan penuh haru
Menyambut aku di sekolah baru
Jabatan tangannya penuh hangat dan memberi semangat
Ingin belajar agar menjadi orang yang bermanfaat

Ku masuki ruang kelas kecil nan rapi
Dengan beberapa penghuni
Mengawali pelajaran dengan menyebut asma-Nya
Menengadah penuh harap agar cita dikabulkan-Nya.

Pagi ini pagi yang indah...
Meski sekolahku tak seramai sekolah disana
Ku ingin menjadi yang berguna

Nikarinda 0508012
Continue Reading | komentar

Cinta Sang Senja Oleh Khalil Lullah

CINTA SANG SENJA
Oleh Khalil Lullah

Jauh mata melihat sinarnya
terhalang oleh remang kegelapan
hilang dalam peradapan rindu
mencari akan kedamaian hati

Senja kembali pada peradapanya
mengharap kembalinya sang fajar

Kemana hati ini harus mencari
sebuah jawaban akan kegundahan
kemana lagi kaki ini melangkah
tuk mencari kedamaian cinta

Tuhan...
dimana cinta itu
cinta yang kau ciptakan untuk ku
telah sabar diriku menantinya
hingga fajar berlau
dengan sambutan sang senja
Continue Reading | komentar

Bisikan Hati Yang Tersakiti Oleh Devi Khairun Nisa

BISIKAN HATI YANG TERSAKITI
Oleh Devi Khairun Nisa

Duhai engkau yang tersakiti hatinya..
tersenyumlah dalam derai air mata.
kuatkan hati dan seluruh jiwa..

Duhai engkau yang jiwanya terluka..
sabar dan ikhlas adalah senjata..
benteng diri dari segala perih yang mendera

Duhai engkau yang memiliki ketulusan cinta..
jangan lagi tangisi dirinya.
hapus air mata dalam maya dan nyata

Wahai engkau yang tercinta..
dengarlah bisikan kepedihan hati yang tiada kau rasa
bahwa dirimu adalah pelengkap jiwa
yang kurindu dengan segala asa
yang kucinta sepenuh jiwa.."
Continue Reading | komentar

Sayap-Sayap Patah Oleh Devi Khairun Nisa

SAYAP-SAYAP PATAH
Oleh Devi Khairun Nisa

Sayap sayap patah ini,
tak mampu lagi membawaku terbang
Hingga akhirnya membuatku jatuh terjerambab ke tanah kering dan berdebu
Sayap sayap patah ini,
tak mampu lagi ku kepakkan
Hingga angin yang menuntunku terbang, mengombang ambingkanku di udara yang tak terkekang
Sayap sayap patah ini,
tak mampu lagi menjadikanku tuk tetap melayang
Hingga membuatku timbang dan terhempas ke batuan karang

Sayap sayap patahku..
Tak hanya sekedar patah, namun telah remuk seperti kaca yang pecah menjadi kepingan kecil,
Hingga kini, tak lagi mampu ku rasakan kehadirannya..
Sayap sayap patahku..
Ingin ku rengkuh dan ku seka darah yang mengalir,
Namun sebelum ku dekap, ia telah hancur berhamburan dan hilang bersama debu yang tertiup angin
Sayap sayap patahku..
Hilang bersamaan dengan segenggam asa yang tak mampu ku raih
Meninggalkan seonggok duka yang ku sapu dengan tangis

Sayap sayap patahku..
Menjadikan ku tak kan pernah lagi terbang melayang,
Menyaksikan keindahan langit biru dalam dekapan,
Merasakan udara yang berbisik mesra disetiap kepakan,
Menatap pesona senja di ujung lautan

Sayap sayap patahku…
Telah hancur layaknya butiran pasir yang berterbangan,
Yang tak sempat ku rengkuh dalam naungan
Yang menjadikan ku meringis, mengais sebuah topangan agar tetap bertahan
Continue Reading | komentar

Teruntukmu Kekasih Hati Oleh Devi Khairun Nisa

TERUNTUKMU KEKASIH HATI
Oleh Devi Khairun Nisa

Wahai engkau yang miliki kerapuhan Hati..
Disini ku mencintai..
Merindu dengan segenap hati
Menyayangi dengan ketulusan yang suci

Wahai engkau yang miliki ketenangan..
Jiwa ini menangis dalam keheningan.
Tertatih dalam kepedihan.
Terbelenggu dalam kesendirian.

Wahai engkau yang miliki senyuman nan menawan..
Lama sudah diri ini terpuruk dalam tangisan.
Melupakan kebahagiaan ataukah tak senganja terlupakan.
Berdiri dalam kegalauan.

Wahai engkau yang membawa cintaku pergi..
Disini ku kan tetap menanti.
Menanti di atas ketidakpastian diri.
Berharap bunga Kasih kan tumbuh kembali.
Membawa sebahagian jiwa ku yang pergi.

Wahai engkau Kekasih jiwa..
Berbahagialah engkau yang ntah dimana.
Ingatku disini menanti dirimu dalam keindahan takdir Sang Maha Kuasa.

Teruntuk mu Kekasih Hati..
Kan kusemaikan Lilin Putih di hati
Untuk kau petik dan kau jaga dikemudian hari
Continue Reading | komentar

Dalam Diam Oleh Maryorie Dagna Tertia

DALAM DIAM
Oleh Maryorie Dagna Tertia

Bolehkah aku menyebut namamu....
Karna puisi ini akan kesepian tanpa sang penerima....
Bolehkah aku menebak...
Karna ini kehampaan dengan harapan,,.....
Hati ini sangat meyakinkan,.. tapi juga sangat palsu....
Tertutuplah diriku,... bahkan untuk hatiku....

Apakah perasaan ini yg akan terus berlanjut??
Karna aku tak mengerti lagi lanjutan alur kisah romantika kematian ini...
Bolehkah aku terus berharap sosokmu dalam setiap mimpi malamku??
karna mimpiku kelam dan dingin...

Jadi biarlah hati ini berteriak...
dan biarlah jiwa ini melayang..
Karna dengan begitu aku bisa mmujimu dalam keheningan
Meskipun sakit.....
Continue Reading | komentar

Sahabat Oleh Herul Anwar

SAHABAT
Oleh Herul Anwar

Saat pertama pertemuan
Seutas senyuman yang aku dapatkan
Dari bibir manis mu
Yang kau tunjukan kepadaku

Perkenalan yang terjadi
Disaat kita bersama
Disaat kita mulai bernyanyi
Dengan alunan melodi cinta

Ditempat ini kita bersama
Diawalai dengan canda tawa
Dimana tetesan air mata
Takkan berlaku untuk kita

Hari demi hari telah dilewati
Berbagai pengalaman telah kita jumpai
Dari senang sampai duka
Telah kita lewati bersama

Sahabat……….
Engkaulah teman terbaik ku
Engkau selalu menemani ku
Engkau yang selalu mengerti
Dimana kesedihan pada hati ini

Sahabat…….
Aku berharap engkau disini
Menemani hari-hari ku ini
Jangan sampai engkau pergi
Untuk meninggalkan aku sendiri

Tapi takdir berkata lain
Engkau pergi tanpa kabar
Tanpa kata sendikitpun
Tanpa tanda perpisahan kepada ku

Dan aku selalu teringat
Akan bayangan diri mu
Canda tawa bersama dengan mu
Pada saat kita bersama

Sahabat….
Aku rindu padamu
Rindu akan canda mu
Aku ingin bersama dengan mu
Mengenal dunia lebih jauh

Sahabat…..
Dengarkan suara ini
Suara saat burung bernyanyi
Dimana aku memanggil
Dengan lantunan puisi ini

Aku ingin kita bersama
Mengingat masa lalu
Yang telah kita jumpa
Aku selalu menunggu
Akan kehadiran dirimu
Continue Reading | komentar

Semangat Kelas Oleh Febry

SEMANGAT KELAS
Oleh Febry

Kelasku...
Tempatku menuntut ilmu
Takkan ku sia-siakan semua itu
Dengan keegoan diriku

Kelasku...
Adalah rahmat bagiku
Akanku gapai cita-citaku
Dengan semangat yang tulus dari hatiku

Jasa-jasa yang berharga dari guruku
Akanku manfaatkan semua itu
Hinaan dari teman-temanku
Takkan membuat diriku ragu
Untuk mencapai cita-citaku
Demi masa depan yang maju
Continue Reading | komentar

Bersyukur Punya Kamu Oleh Fittri

BERSYUKUR PUNYA KAMU
Oleh Fittri

Tidak akan aku sia-siakan apa yang aku punya saat ini,
karna aku tau waktu tidak mungkin berputar kembali,
akan aku jaga apa yang menjadi milikku sekarang,

Tidak akan membandingkan kamu dengan yang lainnya
karna belum tentu aku dapatkan yg lebih baik dari kamu,
mungkin aku sering ngelakuin kesalahan,
tapi kamu harus tau,
aku gak pernah takut untuk mengakui dan memperbaikinya.
Continue Reading | komentar

Pengorbanan Yang Sia-sia Oleh Laras Saraswati

PENGORBANAN YANG SIA-SIA
Oleh Laras Saraswati

Menantimu disudut-sudut rongga yang sesak dan gelap
Goresan serta sayatan kau torehkan padaku
Aku memang tak sempurna
Tapi cintaku sempurna untukmu
Hatiku terus menjerit
Menahan pilu yang merantai sisi hatiku

Apa kau tau,aku yang meronta-ronta kesakitan
Ketika sesak bersarang di dadaku
Apa kau tau,aku yang telah lama menantimu?
Menanti dalam diam bungkamku
Kau hanya tertawa lantang
Luka itu bagaikan perih yang kembali membias

Dan lalu apa arti pengorbananku selama ini?
Tentang cintaku
Semua hanyalah sia-sia
Continue Reading | komentar

Kerak Lukaku Oleh Adhwa Umy

KERAK LUKAKU
Oleh Adhwa Umy

Mataku beradu pilu menatap bayangmu.
akh, mengapa harus ku jumpai lagi sosokmu.
sejenak waktu serasa berhenti berputar.
kau adalah pedang yang menyayat hatiku yang lunglai

Mati
semua serasa tak lagi bernyawa saat kau beranjak dari hatiku
kau ku cinta bukan karena lebihmu
kau ku sayang bukan karna tampamu

Kisah itu memang tlah usai
namun luka itu masih berbekas
luka yang menganga
begitu dalamnya pedang itu menukik d ulu hatiku
hingga luka itu menjadi kerak d dasar hatiku
Continue Reading | komentar

Semua Gelap Oleh Swanty Maharani

Aug 12, 2012

SEMUA GELAP
Oleh Swanty Maharani

Matahari membenamkan sinarnya
Hari menjelang gelap
Semua terasa hening
Hati hanya bisa meratapi
Meratapi keheningan malam yang bisu

Malam seakan melihat
Melihat hati yang terluka
Karena dicampak
Di campakan seluruh dunia
Dunia seakan memalingkan semua

Aku hanya bisa membisu
Hening dengan hati yang sakit
Merasakan sakit yang semakin menjadi
Malam hanya bisa membisu
Meratapi kesakitan hatiku yang perih
Haripun semakin cerah
Mencerahkan hati yang sakit

Tetapi sakit ini terlalu sakit
Hingga tidak dapat melihat apapun
Hanya gelap yang terlihat

-------------------
No. Urut : 3728
Continue Reading | komentar

Ayahku Sayang Oleh Murni Sri Astutik

AYAHKU SAYANG
Oleh Murni Sri Astutik

Ayah...terimakasih balutan kasih mu
terimakasih atas ksh sayang mu
ayah...aku menyayangi mu sepenuh hatiku
cinta dan rinduku hanya untukmu

Ayah...mungkin kau mendengar aku
walau kau tak bisa hadir di depanku
ayah...mungkin kau telah tertidur lelap
kau tidur dengan nyaman di sana

Ayah..walau beberapa jam kita bertemu
aku bangga padamu
ayah..belaian tangan mu di kepalaku
membuat ku tau betapa beruntungnya aku

Ayah ..ku berharap kita bisa bertemu
walau di dalam mimpi dan beberapa saat
aku tak´├ín menyia´´kan kesempatan ini
kesempatan yang langka

Tuhan jaga ayah ku baik
aku tlah ikhlas kau mengambilnya
karna ayah memang punya mu

Sampaikan sayangaku buat ayah
ayah aku menyangi mu
sepenuh hati dan se ikhlas diriku melepas mu
Continue Reading | komentar

Maafku Untukmu Oleh Rahmawati Isnayni

MAAFKU UNTUKMU
Oleh Rahmawati Isnayni

Hari esok tak selalu seperti yang dibayangkan
Entah gelap dan terangnya kehidupan
Akan selalu menjadi pertanyaan
Begitu pula sebuah kesalahan yang tlah terlukiskan
Selalu menjadi rintihan yang menyakitkan
Membuat hatimu tenggelam dalam sebuah ketidak pastian
Kata yang akan ku ucapkan

Maafkan........
Maafkan lah karna ini hanya sebuah kekhilafan
Bertabur harapan ku ingin kau sedia memberi maaf dalam jawaban
Bersama ketulusan ku pintakan maaf agar kau tak lagi meragukan
Indahnya rasa sayang yang kuberikan
Dan bersama ketulusan ku mimpikan kau akan slalu menjadi bulan
Sebagai penerang indahnya kehidupan
Continue Reading | komentar

Rindu Terkembang Oleh Astin Supriatin, S.Pd

RINDU TERKEMBANG
Oleh Oleh Astin Supriatin, S.Pd

Melangkah pelan menelusuri awan
Terpaut hati dalam lara
Mengemis rasa yang tertunda
Mencerminkan karya dalam pikirku

Sungguh pilu nan gelisah
Mencari keutuhan rindu yang terkembang
Mengelu-elukan rindu yang tak terkembang
Merasa ingin namun jemu
Mengisi ruang sisa tangisku
Menceriakan rasa yang tak menentu
Mengikis pilu dalam waktu

Meski jemu namun harus berlalu
Demi rindu,Demi rasa,
Rindu rasa,Rindu rupa,
Jiwa tertumpu
Nadi terhenti
Hanya rindu yang ku nanti
Hanya jemu yang kuratapi
Continue Reading | komentar

Rumah di Ujung Jalan Oleh Nikma C.S.

RUMAH DI UJUNG JALAN
Oleh  Nikma C.S.

Di bawah rindang hijau
Dalam kerumunan warna-warni
Rerumputan pendek beberapa menggelitik
Desah misterius menina bobo
Menghanyutkan dalam damai hati
Di lain sisi mencekam

Diam-diam menatap wajah polos pulas itu
Aku tahu pernah mengenalnya
Tiada berubah diri dari si mungil dalam memori
Dan aku mulai mengerti
Kau hanya, masih manusia biasa
Lantas hati ini bak berlompatan
Mendapati seberapa sempurna dirimu

Pernah kulihat mereka berbondong-bondong mencoba meraihmu
Histeris jerat-jeritnya ketika kau lewat
Dan aku hanya terdiam
Berusaha bertahan jauh di sini berdesak-desakkan
Mencoba menatapmu namun terhalang
Dan kau terus berlalu
Semakin pudar bayang samar itu
Tahukah seberapa takut kehilangan jejakmu

Dan bayang itu mulai terkalikan oleh lampu-lampu kaya warna
Sambil menenteng gitar, aksi sang jawara menggetarkan hati
Tapi aku hanya tersenyum kecil dari sini
Bangga betapa kau di level berbeda
Hingga kusadari mereka mulai melompat-lompat
Menghalangi pandangan
Menutup bayangmu

Dan lihat dirimu kini pulas
Mungkin lelah
Diam-diam senyumku muncul tanpa diminta
Memang sempat gentar hati
Mungkin saja kesempurnaan itu ‘kan memisahkan kita
Hingga kini jelas semua
Tidak lebih dirimu dari sekedar temanku, cintaku
Lantas lirih kubisikkan, “I love you.”
Lantas dalam genggam rapuh itu
Kuselipkan memo kecil tak berlabel harga
Harap sederhana seseorang yang terlupakan
Suatu saat jika kau memang harus pergi
Sekiranya ingat selalu ada rumah di ujung jalan pulangmu
Continue Reading | komentar

Waktu Yang Ku Tunggu Oleh Shiwa

WAKTU YANG KU TUNGGU
Oleh Shiwa

Temaram senja disana
Sama seperti disini....
Malam,pagi,siang pun sama seperti disini....

Namun,.....
Hati ini tak sama
Berkutat dalam asa yang membebaniku
Terdiam dlm heningnya pikiranku
Tuk menjaga dua Bidadariku

Demi waktu......
Bisakah aku terus memiliki dua hati cintamu?
Yang harus aku isi dengan curahan cintaku.....

Demi waktu........
Sanggupkah aku dengan keduanya?
Yang tlah di Anugerahkan pada hatiku......
Sanggupkah hingga senja mendatangiku.....

Demi waktu......
Datangkan saatnya Takdirku bersama takdirnya
Datangkan saatnya Takdirku tuk membahagiakan keduanya......
Datangkan saatnya Takdirku menjadi sang Adil bagi keduanya.........
Continue Reading | komentar

Penantian Yang Indah Oleh Eermasarie

PENANTIAN YANG INDAH
Oleh Ermasarie

Kutulis kisahku disini
Pada karang dengan jari telanjang
Perih..Bukan hanya jari namun
Seluruh persendianku terasa dilumuri darah

Seluruh ruang hatiku porak-poranda
Oleh badai air mata yang sesamudra
Bukan kutangisi takdir aku tak ingin
Menjadinpendosa dgn tdk mensyukuri nikmat

Beginilah kenyataan...
Inilah kisah yang harus aku jalani
Bunda seperti langit senja yang tak bertiang
Namun selalu kokoh memayungi dunia

Langit itu milikmu anakku..Akan selalu menjadi
Metafora penantian kita
Anakku..Bunda harus sekokoh langit,tak boleh runtuk
Karna bunda yakin kamu disana selalu ingat bunda

Anakku..Penantian itu indah meski tak bernilai seni
Tak ada penantian yang lebih indah
Yang bunda rasakan saat ini
Penantian Bunda untuk kebersamaan kita

Anakku sayang..Bunda pernah bersaksi
Bahwa indahnya kamu disamping bunda
Tak ada yang menandinginya
Itulah yang membuat penantian bunda indah
Continue Reading | komentar

Menanti Hari Esok Oleh Swanty Maharani

MENANTI HARI ESOK
Oleh Swanty Maharani

Dikala matahari memancarkan cahaya
Rerumputan sedang bergembira
Pepohonan sedang menari
Awan saling menyapa
Langit seakan sedang bergurau
Angin sedang menjelajahi daratan

Semua seakan sedang bergembira
Bila melihatnya sedang berkicau
Dengan indah nan lembut
Bulu-bulu seakan sedang melayang di udara
Seakan mereka mengerti semua yang terjadi
Seakan mereka merasa semua akan baik-baik saja

Waktu sedang sibuk memutar
Memutar angka-angka yang tidak berarti
Seperti angka itu tidak pernah berhenti
Memberikan kejutan yang tidak terduga
Petang telah tiba menyapa
Semua telah siap beristirahat
Untuk menunggu hari esok terjadi
Yang tidak pasti terjadi
Continue Reading | komentar

Jika Aku Oleh Adhwa Umy

JIKA AKU
Oleh Adhwa Umy

Jika aku hanyalah kenangan,
maka simpanlah aku di permukaan hatimu,
agar aku lekas mengelupas.

Jika aku hanyalah ruang kosong d hatimu,
maka robohkanlah ruangan itu.

Jika aku hanyalah sebuah untaian kata untukmu,
maka hapuslah kata-kata itu dari lembaranmu,
agar jejakku menghilang.

Jika aku hanyalah spanduk di sudut langkahmu,
maka tutuplah matamu
agar kau tak melihatku.

Kau cari surgamu dengan caramu
akan aku cari surgaku dengan caraku sendiri.
Continue Reading | komentar

Kesederhanaan Cintaku Oleh Rahma

KESEDERHANAAN CINTA
Oleh  Rahma

Maafkan aku yang tak bisa mencintai dirimu dengan sempurna…
Aku hanya mampu mencintai dirimu dengan cara yang sederhana,
Namun percayalah kalau cinta ku ini sangat sempurna hanya untukmu…
Dan akupun juga bukan seorang punjangga cinta yang pandai berkata-kata…
Aku hanyalah seorang pengagum cinta yang hanya bisa berkata sederhana untuk cinta…
Aku juga tak secantik bidadari surga,
Karena aku hanyalah seorang anak petani desa,
Ayahku pun bukanlah seorang saudagar kaya,
Hanya seorang petani biasa yang sederhana…
Tanpa harta benda namun sangat bahagia,

Walau hidupku sederhana namun kebahagiaan selalu ada…
Kalau kau menyuruhku untuk membuktikan cintaku,
Aku tak akan bisa membuktikan betapa besarnya cintaku padamu,
Walaupun begitu percayalah,
Kalau aku akan selalu menjaga cintamu dihatiku…
Dan percayalah kalau kesetiaanku ini hanya untukmu…
Karena Tuhanpun selalu menjaga diriku seperti aku menjaga cintamu…
Selama Tuhan masih menjagaku dengan kasih sayangnya,
Maka akupun juga akan selalu menjaga cintamu dan kepercayaanmu dengan kasih sayangku…
Terimakasih karena kau telah berani untuk memilih hatiku,
Padahal aku yakin banyak wanita lain yang jauh lebih baik dari aku...
Continue Reading | komentar

Keyakinan Hatiku Oleh Rahma

KEYAKINAN HATIKU
Oleh  Rahma

Sudah tak ada lagi ragu,,
Sudah tak ada lagi bimbang dan risau,,
Semua sudah ku tepis dengan rasa sayang ku padanya...
Kini aku benar-benar yakin dengan pilihan hatiku.

Walau semua keputusan ada ditangan Tuhan,
Tapi aku akan selalu mencoba untuk meyakinkan hati...
Agar tak ada lagi rasa ragu & bimbang
Aku yakin kepercayaanku padamu akan membawa ku dalam kebahagiaan..

Dan semoga saja ini semua bukan hanya harapku,,
Karena kau juga telah berjanji..
Sampai kapan pun ku akan ingat dengan semua janji”mu,
Yang selalu kau katakan padaku,

saat rasa ragu melanda dihatiku...
Kau selalu mencoba untuk meyakinkanku..
Dan kini kau telah berhasil merajai istana hatiku...
Continue Reading | komentar

Kenangan Oleh Boyi Anggara

KENANGAN
Oleh Boyi Anggara

Seperti biasa,
Udara pagi mengendap-ngendap melewati sela-sela kamar yang sempit
Membangunkanku dari mimpi semalam
Bayangmu hadir menjengukku malam itu
Kau tersenyum, namun tak jelas senyum apa itu

Sejenak aku terbawa dalam kenangan
Saat kita menghabiskan waktu dengan berbagi
Terlihat jelas saat aku menggegam tanganmu
Kau genggam aku lebih erat, lebih mesra
Seakan tak ingin lepas, kau dan aku satu
Indah.....sampai akhirnya kau memilih menyerah dan pergi
Saat kau percayakan dirimu padanya

Bukan aku....
Semoga bahagia itu senantiasa menyertaimu
Maaf, aku tak bisa penuhi janjiku
Bukannya aku tak mau
Namun keadaan yang memaksaku...
Continue Reading | komentar

Prosa Cinta Oleh Mifta Resti

PROSA CINTA
Oleh Mifta Resti

 Entahlah
Tak kumengerti rasa ini
Tak ada benang merah
Tak ada pertemuan pandang

Tak bisa kulupa
Ejaan namanya yang singkat
Lukisan penanya yang menggetarkan
Sungguh mempesona
Terlalu menghanyutkan

Hai sang pujangga,
Buatkan prosa cinta untukku
Sungguh ku jatuh hati pada syairmu
Romantisme dari negeri imaji
Membuai kemelut hati
Terus bersemayam dalam diri
Continue Reading | komentar

Sajak Menjelang Pagi Oleh Cucuk Espe

SAJAK MENJELANG PAGI
Oleh Cucuk Espe

Pernahkah, sekali saja kau lihat
Langit merah memukau senja
Seperti sore begini di sini
Kueja langkah tanpa jeda
Matari tenggelam bukan tak sengaja

Pernahkah, kau ingat sekali saja
Purnama terselip di antara dedaun jambu
Bintang tanpa kedip bercumbu
Seperti kelelawar bersulang nafsu
--; Tak letih aku merindu

Jika esok pagi hujan tak berhenti
Jangan patahkan kelopak melati
Jika esok gerimis kusamkan hati
Letakkan napasku di sela jemari
--; Hidup adalah badai tanpa celah henti

Kutulis sajak ini
Sebelum tidur menjelang pagi.

Rawamangun, 24 November 2011
(Blog : http://puisicucukespe.blogspot.com)
Continue Reading | komentar

Rindu Oleh Mita

RINDU
Oleh Mita

Jika malam nanti kan datang
maka kata kan pada sang bulan
dekap aku dalam kebekuan fatamorgana

Jika esok pagi kan beranjak datang
maka katakan pada sang mentari
sinari aku dalam gelapnya relung ini

Jika nanti langit berawankan mendung
maka katakan pada sang awan
sejukan aku dari kobaran kerinduan ini..
Continue Reading | komentar

Di Persimpangan Oleh Siti Khumairah

DI PERSIMPANGAN
Oleh Siti Khumairah

Ya Muhaimin, kini aku berada di sebuah persimpangan?
Aku terbelenggu diantara berbagai harapan dan kenyataan,
Entah jalan mana yang harus ku pertahankan dan perjuangkan,
Semua mengalir diantara benak khayal yang terusik kedamaian.

Dari berbagai keindahan yang ku rasakan,
Membuat ku gusar untuk raih sebuah tujuan,
Hingga aku terkujur diantara berbagai keputusan,
Entah semua ini menuntun ku kearah kebahagiaan ataukah kesiaan.

Seperti ombak, ya Rahman,
Semua simpang cerita kian berkejaran,
Memupuskan semua rasa yang pernah ku harapkan,
Demi kasih diantara perasaan yang ingin ku relakan.

Ku lepas kisah ku yang semula ingin kuabadikan,
Ku terbangkan semua harapan dan bingkai manisnya kenangan,
Karena bagi ku, semua rasa ku tak penting untuk ku rasakan.
Biarlah rasa ini mengendap walau hanya hati ku tetap merasakan.
Continue Reading | komentar

Sajak Sehelai Daun Oleh Siti Khumairah

SAJAK SEHELAI DAUN
Oleh Siti Khumairah

Wahai setitik embun yang sempat basahi
lembar daun yang semula menguning,
Kau tahu, hari ini lembar daun yang pernah singgah pada pagi mu
kini layu kembali,
Satu-persatu helainya kian berjatuhan.

Entah, masih sempatkah untuk mu kokohkan helainya?
Meski lembar daun itu tak lagi layak untuk kau pertahankan,
Tapi setidaknya kau pahami,
jauh dari kedalaman kisahnya yang kini layu,
Helai daun itu masih mengharapkan kedatangan mu
walau tiada lagi kau basahi helainya yang gugur.

Hari ini rerumputan lain semakin menjatuhkan helai daun
yang masih ingin ku pertahankan,
Tiada harapan lagi atas asa ku yang pernah ada,
Semua karena ego antara kita yang tak pernah pahami rasa yang ada.
Continue Reading | komentar

Syair Cinta Sebelum Malam Oleh Siti Khumairah

SYAIR CINTA SEBELUM MALAM
Oleh Siti Khumairah

Wahai pelangi yang lukiskan warna kasih,
Aku tahu, aku bukan dunia bagi mu,
Tak sempurna diri ku tatkala ego kian bertasbih.
Namun pahamilah isyarat suci di tiap lafaz kelabu itu.
Sungguh, harap ku masuki dunia mu,
Jadi bagian di antara warna indah mu.
Meski ku tahu wahai pelukis rindu,
Hati mu tak mungkin menyapa hati ku.
Biar pun ada waktu untuk ku bercerita,
Sadar ku, enggan lah dunia mu mendengar celoteh sederhana.
Karena hatimu tak pernah mengenal hati ku selama nyata,
Sebab dunia kita dibatasi ilusi yang tak mungkin saling menyapa.
Sungguh, bila nanti telah kutepati janji pada Sang Pemilik Arsy,
Membawa pergi rasa itu seperti yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz-Nya,
Sebelum aku pergi, harap dengarkan lafaz ini,
“Jadilah dirimu sebenar-benar kekasih Tuhan.”
Wahai pelangi yang lukiskan warna kasih,
Sebelum malam mengakhiri syair cinta ini,
Aku ingin kau mengerti,
Aku merindu mu, karena kerinduan ku pada-Nya,
Aku letakkan cinta ku, karena kecintaan ku pada-Nya,
Atas janji dan kerinduan-Nya,
Takut ku milikki mu seutuhnya,
Karena kerinduan-Nya semakin nyata,
Waktu ku tak mampu pahami rasa yang ada.
Wahai Cahaya pemilik segala cinta,
Tahukah Kau, aku menangis dan terluka?
Terisak tatkala sangkakala cinta membisikkan rindu dunia,
Meringis ketika hati ini tak mampu pertahankan akidah rasa.
Sungguh, bila nanti syair-syair ini berhenti bernyanyi,
Pastilah sangkakala waktu yang memaksa ku berhenti.
Continue Reading | komentar

Sebelum Sang Maha Cinta Merindu Ku Oleh Siti Khumairah

SEBELUM SANG MAHA CINTA MERINDUKU
Oleh Siti Khumairah

Wahai akhi yang menyentuh hati ku,
Aku takut akan cinta yang mengiangkan nama mu,
Takut akan rindu yang memanggil ruh mu,
Takut akan harapan-harapan yang hilang karena diriku.
Dalam munajat cinta pada Sang Rabbana,
Aku tersimpuh di antara aliran mihrab cinta mu dan diri-Nya,
Ada harap tuk jadi yang halal bagi mu,
Tapi ku takut ada luka karena hati ku.
Kuakui senarai rindu itu kian menjadi,
Seolah lafaz ini tak akui kehadiran mu,
Namun ku sadar nama mu telah jadi bagian atas hati ini,
Hingga sulit untuk ku melepas kalimah cinta ku pada mu.
Wahai akhi yang menyalakan cinta di hati ku,
Di tengah kerinduan pada-Nya aku pun merindu mu,
Berharap dalam do’a mu ada sisi untuk dunia ku,
Sekelumit rindu yang menghangatkan tidur ku,
Sebelum Sang Maha Cinta merindu ku.

Aku hawa yang takut mencintaimu,
takut ketika rindu ini kian berontak dan memaki takdir ku,
gelisah ketika akhwat yang mencintaimu terluka karena rindu itu,
meringis ketika akhwat yang juga merindumu risih karena kehadiran ku.
Duhai ukhti yang lembut hatinya,
Jujur tak ada cinta lain selain-Nya kecuali dia yang juga kau cinta,
Maafkan jikalau akupun merindunya dan juga mengharapkannya,
Maafkan hadir ku yang tak pahami akan hati mu.
Wahai akhi pujaan hati,
Aku merindu mu karena cinta ku pada-Nya,
Khayal tuk bersama mu memanglah ada,
Namun takdir harus memaksa ku tuk jauhi mu dan pergi.
Maafkan aku, akhi,
Ayat-ayat cinta ini tak mampu lebih lama temani nafas ku,
Sang Maha Cinta perlahan lambaikan tangan-Nya pada ku,
Ketidaksempurnaan ini semakin mengantarkan cinta untukmu,
Mengalirkan ruh ke peristirahatan terakhir ku.
Izinkan ku bawa cinta ini dalam tidur panjang ku,
Biarkan kelopak-kelopak rindu itu mengering di pusara ku,
Biarlah tasbih cinta ini menjadi rahasia terindah di penghujung waktu.
Menjadi kenangan atas jasad ku yang selalu merindu mu.

- SMA NEGERI 1 KOTA BESI
Continue Reading | komentar

Hijab Cinta Oleh Siti Khumairah

HIJAB CINTA
Oleh  Siti Khumairah

Wahai ikhwan yang melukis rindu atas kedamaian surga,
Atas nama Rabb ku, aku ingin mencintaimu karena-Nya,
Mengukir nama indahmu di bawah langit cinta-Nya,
Menulis hikmah dari pertemuan aku dan dirimu di atas sajadah cinta.

Andai harus ku jabarkan bait hati yang tersembunyi seperti akhwat lainnya,
Sungguh, tak cukup waktu yang Tuhan titipkan untuk semua cerita,
Hingga aku termasuk akhwat yang merugi karenanya.

Atas nama titah Tuhan ku, cukup ku cintaimu dengan sederhana,
Sepanjang hidup, aku ingin akidah kasih yang ada ini di ridhoi-Nya,
Tak perlu bagi ku kau sampaikan gemuruh rindu itu dalam nyata,
Cukuplah kau jaga hijab ku tanpa kata cinta sebelum ikrar yang direstui-Nya.

Jika hati ini harus marah karena diam mu untukku,
Sungguh, jangan kau dekati hati yang tak pernah menghargaimu ini,
Jika lisan ini di penuhi cela karena bisu yang istiqamah dari mu untukku,
Demi Allah, aku merugi atas kidung cinta Tuhan yang tak pernah ku kenali.

Terasing diri ini, jika nafsu itu menyelimuti,
Bersimpuh dalam renungan pada hubungan yang salah ini,
Meruginya raga jika harus kau buktikan cinta mu dengan pernyataan cinta atas hati.
Karena cukuplah dalam diammu, bukti mahabbah rindu untukku.

Namun, bila suatu hari kau datang dengan kalimah cinta,
Saat sebelum kau mengkhitbah ku ya, ikhwan,
Aku takut kau salah memaknai cinta karena-Nya,
Cara kita yang salah menempatkan cinta,
Hingga terjatuh pada lubang duniawi yang menyesatkan.

Sungguh, karena cinta ini aku malu pada Tuhan ku,
Tamparan cinta itu akan menjatuhkan harga diriku di sisi-Nya,
Seketika itu pula diri ini seakan tak berharga,
Karena kungkungan nafsu yang ku persembahkan pada mu,
Berlumur noda atas cinta yang bukan hak ku dan dirimu.

Wahai ikhwan yang menyentuh hati ku,
Aku tak mengenali cinta dalam lisan,
Karena bukan itu yang namanya cinta karena-Nya.

Jika kau mencintai ku, cintai aku dalam diam mu,
Jaga hijab cinta antara kau dan aku,
Dan jika saatnya tiba, ketika Allah takdirkan aku untukmu,
Cinta sejati tak akan pergi,
Semoga inilah cinta karena-Nya bersama ridho-Nya.

Wahai hati yang disirami cahaya Rahman,
Menuju Firdaus-Nya adalah impian dalam Mihrab cinta dari ku,
Satu-satunya taman terindah yang menguasai sukma di tiap nafas yang berlalu,
Hingga angan ingin ku melesat lebih jauh pada mahabbah-Nya bersama hadir mu.

Pasung hati ku, ya Rabbana,
Bunuh kata-kata cinta yang menjauhkan aku dari-Mu.

Ya, Muhaimin…
Jangan biarkan aku jatuh cinta pada selain-Mu,
Bila tak ada cinta dari kekasih-Mu yang merindukan Firdaus-Mu
Cukuplah hidupku mengalir dalam mihrab cinta ku pada-Mu.

Ya Al-Malik,
Hati ini tiada yang lain kecuali nama indah-Mu,
Sungguh, bilapun akan ada cinta lain di hidup ku,
Jaga hijab cinta ku sebagai mutiara yang terjaga di Altar cinta-Mu,
Sebelum kau pertemukan aku dan kekasih-Mu di istikharah cintaku.

Wahai Cahaya yang mengalirkan cinta,
Izinkan hatiku hanya berlabuh di atas lautan ridho-Mu,
Izinkan hatiku hanya merindu kekasih-Mu,
Izinkan hatiku merindu lebih dalam pada mujahid- mujahidah cinta-Mu,
Izinkan mihrab cinta ini ya, Rabbana.
Continue Reading | komentar

Setitik Harapan Oleh Andi Amryani Amir

SETITIK HARAPAN
Oleh Andi Amryani Amir

Seperti terjerat sangat dalam
Aku berjalan tak tahu arah
hanya mengikuti kemana langkah membawaku
melewati lorong-lorong kehidupan yang tak terbaca
menyentuh setiap dinding yang membatasi gerak
dan akhirnya berhenti karena lelah

Kudengar sebuah suara dikejauhan
dalam gelap ini aku tak mampu melihat apapun
hanya bertumpuan pada hati
untuk merasakannya

Akankah ada penolong yang datang??
ataukah harapan yang tak bisa dikabulkan
dapat menjelma menjadi peri
memberikan sebuah makna sebagai petunjuk
bahwa badai ini pasti berlalu
bersama angin yang membawanya
Continue Reading | komentar

puisi menarik

translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

World News

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. KUMPULAN PUISI - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger